"JIWA RAGAKU DEMI KEMANUSIAAN"

 

Tentang Kami
Kepolisian daerah Sultra pada mulanya adalah bagian dari Kepolisian Daerah Sulawesi yang dibentuk berdasarkan Order jawatan Kepolisian 9 Januari 1952 berkedudukan di Makassar. Pada tahun 1960 wilayah Sulawesi terbagi dalam 4 wilayah Propinsi ( Propinsi Sulsel, Sultra, Sulut dan Sulteng ). Pada tahun yang sama tepatnya tgl 25 April 1960 berdasarkan surat Menteri / Kepala Kepolisian Negara maka Polda Sulawesi dilebur dalam 2 Komisariat yakni Komisariat Kepolisian Sulawesi Selatan dan Tenggara ( Sulselra ) dan Komisariat Kepolisian Sulawesi Utara dan Tengah ( Sulutteng ). Pada tahun 1964 Daerah Sulawesi Tenggara disahkan menjadi Propinsi, maka dalam bidang organisasi Kepolisian telah dibentuk Inspektur Daerah Kepolisian dengan pejabat Komisaris II Sompi selanjutnya berubah menjadi Komjen kemudian Komtares dan pada akhirnya menjadi Polwil Sultra. Dalam perjalan waktu istilah Komisariat berubah menjadi KOMDAK XVIII SULSELRA (tahun 1973). Pada tahun 1983 Istilah Komdak XVIII diganti menjadi POLDA SULSELRA, dimana Sultra berstatus sebagai Kepolisian Wilayah (Polwil). Pada tanggal 25 September 1996 Polwil Sultra ditetapkan menjadi Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) yang berdasarkan keputusan Kapolri No. Pol : Kep / 06 / IX / 1996 tanggal 16 September 1996 tentang pengesahan pembentukan Polda Sulawesi Selatan dan Polda Sulawesi Tenggara. Menyadari semakin beratnya tugas Kepolisian khususnya dalam menanggulangi kejahatan berkadar tinggi dipandang perlu mengembangkan dan membentuk Satuan Brimob Daerah disetiap Polda termasuk Polda Sultra. Pada tanggal 10 September 1996 sesuai dengan Skep Pangab No. Kep / 07 / IX / 1996 organisasi Brimob dimekarkan dan sesuai dengan keputusan Kapolri No. Pol : Kep / 10 / IX / 1996 tentang pengesahan Korps Brimob Polri. berdasarkan arsip Sat Brimobda Sultra bahwa berdasarkan keputusan Kapolri No. Pol : Kep / 11 / XII / 1997 tanggal 24 Desember 1997 tentang pengesahan Satuan Brimob Daerah maka sejak saat itu berdirilah Sat Brimobda Sultra.
Gallery Foto
Lihat foto - foto dari Satuan Brimob Polda Sultra, foto saat kami bertugas, foto kantor, foto saat latihan, dan foto-foto lainnya.
Layanan
Tugas pengabdian Brimob sebagai pengemban tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam bidang penanganan kejahatan terorganisir dan berintensitas tinggi. Satuan Brimob juga adalah pengemban fungsi Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat menjunjung tinggi penegakan hukum Negara Kesatuan republik Indonesia sesuai dengan peran Polri yang ditetapkan dalam UU No. 2 tahun 2002 sebagai pemeliharaan KAMTIBMAS dan penegak hukum.

GIAT POSYANDU KLINIK TERATAI SATBRIMOBDA SULTRA

Selasa tanggal 20 September 2016, Klinik Teratai Satbrimobda Sultra mengadakan kegiatan posyandu dan pemberian imunisasi. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tanggal 20. Pelayanan selain diberikan untuk keluarga besar Satbrimobda Sultra, juga terbuka untuk umum. Khususnya bagi masyarakat yang berada di sekitar Mako Satbrimobda Sultra. Pelaksanaan posyandu dimulai pada pukul 08.00 wita sampai selesai.

WANDANGRAN PESERTA LATIHAN GAG LANJUTAN SATBRIMOBDA SULTRA

Peserta latihan Gerilya Anti Gerilya lanjutan atau disingkat (GAG), pada tanggal 19 September 2016 melaksanakan latihan aplikasi Perlawanan dan Penghadangan Kendaraan atau disingkat Wandangran. Latihan dilaksanakan seusai pelaksanaan apel pagi, sebelum pelaksanaan latihan terlebih dahulu para peserta diberi arahan oleh Lettu Inf. Sulhan perwira pelatih dari Batalyon Infanteri 725 Woroagi dan Iptu Jacub Nursagli K. S.IK. perwira pelatih dari Satbrimobda…

PESERTA GAG LANJUTAN LATIHAN MALAM MATERI PUNGDAHMAH

Peserta prolat GAG lanjutan Satbrimobda Sultra melaksanakan latihan di malam hari dengan materi tentang pengepungan dan penggeledahan rumah atau biasa disingkat dengan pungdahmah. Maksud dan tujuan dilaksanakan latihan malam, karena pelaksanaan tugas kepolisian dalam menangani suatu kejahatan tidak mengenal waktu, kejahatan bisa terjadi kapan saja, entah siang atau pun dimalam hari. Untuk menghadapi hal tersebut, maka instruktur mengadakan latihan pada…